SATUAN ACARA PERKULIAHAN

  1. Identitas Mata Kuliah

Nama mata kuliah     : Program

Linier Bobot sks         : 3 sks

Nomor Mata Kuliah  : 3304

Semester                      : VI (Enam)

Prasyarat                     : Aljabar Linier Dasar

 

  1. Deskripsi Mata Kuliah : Secara umum program linier membahas mengenai penentuan tindakan yang diambil untuk menyelesaikan masalah optimasi industry, perusahaan maupun teknologi. Ada berbagai macam metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut yakni metode grafik, garis selidik, vector dan metode simplex. Metode simplex dibagi menjadi metode simplex I dan simplex II. Selanjutnya dibahas pula mengenai PRIMAL, DUAL dan Degeneracy.

 

  • Topik Perkuliahan Mingguan :
Pertemuan

Ke

Kompetensi     Dasar Indikator Materi Perkuliahan
1 Memahami konsep dan penentuan daerah penyelesaian sebuah pertidaksamaan linier –       Mampu menentukan daerah yang memenuhi suatu pertidaksamaan Linier.

–       Mampu mengidentifikasi suatu daerah penyelesaian dari beberapa pertidaksamaan linier.

Pertidaksamaan Linier

 

2 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan sistem pertidaksamaan linier. –       Mampu mengenali fungsi kendala yang dihadapi dalam suatu industri

–       Mampu menentukan fungsi tujuan yang dikehendaki oleh suatu industri

–       Mampu menyusun model matematika yang diperlukan dalam penyelesaian masalah perusahaan

Model Matematika
3 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan sistem pertidaksamaan linier. –          Mampu menentukan titik optimum dalam daerah penyelesaian Metode Grafik
4 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan garis selidik. –          Mampu menentukan garis selidik yang sejajar fungsi tujuan

–          Menggeser garis selidik sehingga menyentuh daerah penyelesaian

 

Metode Garis Selidik
5 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan garis selidik. –          Menentukan nilai optimum dari fungsi tujuan dengan garis selidik Metode Garis Selidik
6 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode vektor –          Mampu memahami prinsip-prinsip metode vektor

–          Mambu membuat perencanaan program awal

–          Mampu membuat perbaikan program awal.

Metode Vektor
7 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode vektor –          Mampu membuat program perbaikan lanjutan pada metode vektor Metode Vektor
8 UTS
9 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode simplex I –          Menentukan kerangka dasar dari tabel simplex

–          Merancang program awal yang hanya terdiri atas variabel “slack”

–          Memasukan vector bukan basis untuk menggantikan vector basis

Metode Simpex I
10 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode simplex I –          Memperbaiki program awal dan program-program selanjutnya hingga tercapai program optimal Metode Simpex I
11 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode simplex II –          Menentukan kerangka dasar dari tabel simplex

–          Merancang program awal

Metode Simpex II
12 Menyelesaikan masalah optimasi yang dihadapi dalam suatu usaha dengan menggunakan metode simplex II –          Memperbaiki program awal dan program-program selanjutnya hingga tercapai program optimal

–          Menampilkan kaitan antara metode vector dan metode simplex

Metode Simpex II
13 Mampu menjelaskan prinsip primal dan dual serta cara pembentukannya dengan metode simpleks –          Memahami bahwa setiap masalah program linier sebagai masalah “PRIMAL” dan selalu memiliki “DUAL”

–          Memahami kaitan antara PRIMAL dan DUAL

Primal & Dual
14 Mampu menjelaskan prinsip primal dan dual serta cara pembentukannya dengan metode simpleks –          Memahami koefisien matriks dalam masalah dual

–          Memahami koefisien matriks dalam masalah primal

–          Memahami kaitan antara koefisien matriks dalam masalah dual dan masalah primal

Primal & Dual
15 Mampu menjelaskan masalah Degeneracy –          Memahami masalah kemrosotan

–          Menanggulangi kemrosotan

Degeneracy
16 UAS

 

  1. Metode Pembelajaran
  • Diskusi
  • Tanya jawab
  1. Strategi Perkuliahan

Dosen bersama dengan mahasiswa mengawali perkuliahan dengan membaca doa bersama.

Dosen menyampaikan silabus mata kuliah geometri dan pokok pokok materi yang akan didiskusikan

Setiap pertemuan perkuliahan mahasiswa mempresentasikan sub pokok bahasan yang telah dibagikan

Dosen bersama mahasiswa menarik kesimpulan tentang materi yang dipelajari

Dosen memberikan umpan balik berupa postes

  1. Sistem Penilaian
NO KOMPONEN YANG DINILAI BOBOT KETERANGAN
1 Aktivitas / kehadiran 10 %
2 Tugas Mandiri 20 %
3 UTS 30 %
4 UAS 40 %
5 JUMLAH 100 %  

 

  • Media yang digunakan

        Laptop

  • Referensi

Prof. Dra. N. Soemartojo. Program Linier

B. Susanta. 1996. Program Linier. Proyek Pembinaan Tenaga Akademik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi