Sarasehan Digital Lampung Sesi 2

Mengenal VCL  membuat saya tenggelam dalam lautan pengetahuan. Informasi tentang seminar online setiap harinya muncul dengan tema yang sangat menarik. Tidak heran jika sempat bingung harus mengikuti vicon yang mana karena semua sama bagusnya. Seperti vicon sebelumnya disampaikan dari tim papua yang berbagi pengalaman tentang kegiatan sort course di korea tentang pembelajaran matematika. Hari berikutnya dilanjutkan dengan vicon dari Maluku masih sama sharing pengalaman ketika di Korea.

Pada Era disrupsi ini, sebenarnya membuka peluang yang sangat luas untuk mengakses dan mengupgrade ilmu pengetahuan walaupun hanya duduk di samping rumah sambari menikmati secangkir kopi dan cemilan. Kita tidak perlu datang jauh-jauh ke Maluku, Papua atau ke Jawa Timur tetapi diskusi dan silaturahmi bisa dilakukan setiap hari.

Malam tadi sangat menarik sekali vicon dari Maluku yang disampaikan oleh Rekan dari Maluku tentang pemanfaatan Geogebra sebagai kelas virtual. Vicon ini bebarengan dengan kegiatan sarasehan rutin yang diselenggarakan oleh alumni batch 3 Lampung. Tetapi selalu ada jalan, bisa mengikuti vicon maluku dan mendapat modul pembelajaran dan mengikuti vicon lampung dari narasumber Ibu Diana DJ dari LPMP Lampung.

Diskusi malam tadi berbagi informasi mengenai program unit pelayanan terpadu LPMP dalam upaya memfasilitiasi pelayanan kepada guru di Lampung. Sebelumnya, apabila guru ingin mengurus kepangkatan, sertifikasi dan pengaduan ke Kemendikbud Pusat yang harus mengakses dengan jarak tempuh yang jauh tentunya memerlukan biaya dan tenaga yang banyak. Dengan adanya unit layanan terpadu LPMP, guru dapat berkonsultasi tidak harus ke Pusat namun dengan cukup  datang ke LPMP Provinsi. Pelayanan, kosultasi, pengaduan berkaitan dengan adminstrasi guru termasuk NUPTK, sertifikasi, pengembangan teknologi pembelajaran dan publikasi ilmiah diberikan di sini.

Sangat antusias sekali untuk bersilaturahmi kembali dengan rekan-rekan VCL Batch 3 yang sebelumnya kami bertemu dalam pengumpulan tugas sekarang kami dipertemukan kembali pada sesi berbagi yang tidak terbatas pada pengumpulan tugas saja. Bahkan koordinator lampung Ibu Suindri selalu mendampingi. Ini sebenarnya harapan jangka panjang dari VCL. Sertifikat yang diperoleh hanya sebagian kecil saja yang didapat sebagai bukti pengakuan telah mengikuti kegiatan VCL. Namun, jangka panjangnya dan yang menjadi sasaran utamanya adalah bagaimana guru dapat memanfaatkan vicon secara online untuk mengupgrade pengetahuan yang dimiliki. Sekalipun masih ada kendala smartphone yang kurang bersahabat saat vicon berlangsung namun tetap tidak menyurutkan untuk tetap bersemangat untuk selalu berdiskusi. Saya membayangkan jika setiap guru maupun dosen memiliki semangat untuk menimba ilmu di lautan samudera pengetahuan, tentunya kualitas pendidikan kita bisa meningkat karena dengan materi-materi yang disampaikan saat vicon dapat menjadi sumber yang kreatif dan inovatif. Mari bersemangat sukses bersama untuk pendidikan indonesia yang lebih maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *